h1

Teman, maaf kalo tulisanku terkesan ekstrim dan memaksa..

December 2, 2007

Beberapa waktu ini banyak sekali comment mengenai tulisanku (baik di blog ataupun di forum” dan milis mengenai tulisan yang kubuat). Kebanyakan berisikan tentang kritikan, ketidaksetujuan, atau hal-hal sejenisnya..

Yah, aku mohon maaf. Sepertinya saya harus memberikan penjelasan kepada rekan-rekan mengenai aku. Aku adalah seorang yang haus akan penelusuran intelektual. Biasanya apa yang kuyakini benar akan kukemukakan walaupun ada hal terpahit yang akan dirasakan oleh orang yang mendengarkan. Selain itu dalam menulis dan berkomunikasi aku berpikir bahwa pemikiran yang ada di diriku wajib dipublikasikan seutuhnya dengan dasar pikiran yang ada di otakku. Oleh karena itu, aku acapkali dikritik dan ditentang oleh orang-orang yang membaca tulisanku. Aku memang orang yang cenderung lebih suka berperilaku dan berpemikiran ekstrim. Menurutku, dalam hidup kita ga boleh setengah-setengah. Kalo setengah-setengah, kita akan kehilangan identitas.  dan bukanlah apa-apa serta siapa-siapa di dunia ini. Aku sering disebut keras kepala, egois, tidak berpikir sesuai keadaan, dan terkadang dituduh membawa-bawa misi pribadi. Yah, hal seperti ini udah biasa kurasakan. Atas dasar kondisi di atas, ada beberapa hal yang aku harus kuungkapkan.

  1. Pada blog ini, aku tidak menulis berdasarkan unsur misi pribadi. Aku tidak akan mengkritik pihak-pihak tertentu untuk menjatuhkannya. Aku menulis atas dasar apa yang kurasakan dan hal tersebut sepertinya harus ditulis agar bisa kuingat dan kuperbaiki. Sebagai contoh : Pada tulisanku mengenai “apa sih sebenarnya alasan seseorang dalam memilih pemimpin?”. Tidak ada niatanku untuk menjelek-jelekkan pihak manapun (walaupun banyak pihak yang dihina dari tulisanku, heheh… ^^). Aku hanya menyampaikan apa yang kurasakan dengan landasan berpikirku. Setidaknya aku mengkritik bukan tanpa alasan.
  2. Di setiap tulisanku pasti ada unsur subjektivitas. Yah, namanya juga blog. Suka-suka yang nulis donk… Klo ga suka yah jangan baca, susah amat… Walaupun subjektif, kupastikan tidak ada niatanku menambah unsur perasaan pribadi pada tulisanku. Seandainya ada sesuatu yang dilakukan orang lain yang menyakiti hatiku, yah kutuliskan apa adanya di blog ini. Aku ga pernah berniat melebih-lebihkan keburukannya atau mengurangi kebaikannya karena hal tersebut. ataupun sebaliknya.
  3. Redaksi kata-kataku memang masih kacau.  Ditulisanku akan ada redaksi kata yang mungkin sulit dimengerti atau tidak sesuai dengan etika kesopanan para pembaca. Yah, hal tersebut adalah lanjutan unsur subjektivitas yang kujelaskan di point 2. Namanya subjektif, pasti bahasa yang digunakan adalah bahasa yang menurutku enak dibaca. Ya kan?

Bagi pembaca yang ga setuju tulisanku, sampaikan saja. Aku sangat senang seandainya tulisanku ditanggapi. Setidaknya ada masukan buatku agar bisa menjadi lebih baik lagi. Aku tipe orang yang open mind  dan siap dikritik. Jadi ‘no hurt feeling’ disini.. okey??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: