h1

Apa sih alasan orang memilih pemimpin?? vers.2

November 14, 2007

Akhirnya, pemimpin yang terpilih kokesma oleh para formatur adalah si tuan P. Ternyata masyarakat Indonesia saat ini cenderung lebih memilih figur daripada kualitas. Hal ini semakin menguatkan data mengenai kriteria seseoran dalam memilih pemimpin. Berikut kuberitahukan hasil pengamatanku selama mengikuti ajang pemilihan hingga kini :

Figur vs Kualitas 0-0

  1. Pemilihan ketua OSIS SMP yang diikuti (sekitar) 4 calon ketua. Hanya 2 calon yang bersaing ketat menjadi ketua yaitu R.o dan R.i R.i lebih memiliki kualitas dibanding R.o yang mengandalkan figur. Skor 0-1. Hasil : kinerja sebagai ketua OSIS dari R.i ternyata tidak secemerlang kinerja otaknya. Meskipun begitu, ia berhasil menduduki peringkat 1 ketika menjadi ketua OSIS. Sepertinya ia lebih berkonsentrasi di pelajaran daripada mengurusi OSIS.
  2. Pemilihan ketua OSIS SMA yang diikuti 5 calon ketua. Salah satu orang yang bersaing menjadi ketua OSIS ketika diriku di bangku SMP, tuan R.o,  maju sebagai salah satu calon bersaing bersama tuan R.e. Kali ini tuan R.o menunjukkan bahwa ia lebih berkualitas dibanding tuan R.e. Tuan R.o terpilih sebagai ketua OSIS. skor 0-2. Hasil : tuan R.o menunjukkan bahwa ia memang layak terpilih sebagai ketua OSIS. terbukti banyak keberhasilan yang ia capai. salut buat tuan R.o.
  3. Final AFI (Akademi Fantasi Indosiar) 1. 3 finalis berjuang menjadi pemenang ajang ini, yaitu Feri, Kia, dan (lupa namanya euy).. Hampir semua penonton tahu bahwa Kia lebih berkualitas dari Feri. Hasilnya?? Feri yang ternyata mampu mengikat hati rakyat Indonesia untuk menjadikannya pemenang AFI. skor 1-2. Hasil : Sepertinya karirnya tidak berkembang??
  4. Final AFI 2. 3 finalis berjuang menjadi pemenang, Tia, Haikal, dan Miki. Sulit untuk menentukan siapa yang lebih berkualitas. Secara power, Tia memiliki keunggulan dibanding lawannya. Secara orisinalitas warna suara dan gaya, Haikal lebih unggul. Tetapi secara teknik vokal, Miki yang terbaik. Komentar dari dewan juri memang menjurus bahwa Tia yang terbaik dibanding semua. Dan pemenangnya adalah Tia. Skor 1-3. Hasil : Tia beberapa kali muncul dalam show musikal.
  5. Final Indonesian Idol 1. Pertarungan antara Delon dan Joy. Penikmat Indonesian Idol pasti mengerti perbedaan kualitas keduanya. Pemenangnya tentu saja yang lebih berkualitas (Joy). skor 1-4. Hasil : Ko’ malah Delon yang masih eksis??
  6. Final Indonesian Idol 2. Pertarungan antara Mike dan Judika. Sumpah!! Jauh Judika lebih unggul!! Tapi ko’ Mike yang menang?? skor 2-4. Hasil : Mike? Kemana aja lo??
  7. Pemilihan presiden R.I fase 1. Harus diakui bahwa SBY bukan yang paling berkualitas diantara 5 calon yang lain. Akhirnya figur presiden yang gaul ketika berkampanye lah yang dipilih rakyat. skor 3-4. Hasil : Penduduk Indonesia pasti udah ngerasain seperti apa kinerja kepemimpinan SBY.
  8. Pemilihan ketua KM ITB 2006-2007. Ada 5 orang yang bersaing untuk dipilih. Dan pemenangnya adalah tuan D dengan karisma yang dimilikinya. skor 4-4. Hasil : Karisma saja tidak cukup untuk memimpin kampus terbaik di Indonesia.Dibutuhkan kemampuan intelektual yang baik, intuisi, kecerdikan, dan mental yang tangguh. Ketika lap.pertanggungjawaban hanya 20% programnya yang dinyatakan berhasil.
  9. Pemilihan Indonesian Idol 2. Jelas sekali Ihsan tidak layak menang!! Dirly jauh lebih memiliki kemampuan yang lebih baik. Dirly unggul sangat jauh sekali!! tapi ko’ Ihsan yang menang?? skor 5-4. Hasil : seperti yang kita bisa lihat di infontainment saat ini.
  10. Pemilihan presiden BG periode 2006-2007. 5 Calon bersaing menjadi pemimpin BG. Hasilnya?? Yang pemenang memang yang terbaik diantara mereka. Ia memiliki visi yang jelas, fokus yang kuat, dan integritas yang terjamin. skor 5-5. Hasil : Ia berhasil membawa BG meraup keuntungan hampir 20 juta selama periode ia memimpin.
  11. Pemilihan ketua KOKESMA 2006-2007. Aku menjamin bahwa orang yang terpilih ini sangat tidak layak sekali untuk menjadi ketua!! Ia murni merupakan orang yang menurutku hanya mengandalkan figurnya saja. Tidak terlihat otak cemerlang yang cerdik dan licik dari seorang pemimpin. skor: 6-5. Hasil :Omzet KOKESMA turun, salah satu event tahunan yang biasa diadakan KOKESMA gagal terlaksana.
  12. Pemilihan Presiden BG 2007-2008. Aku mengikutsertakan diri pada pemilihan ini. Ada 5 calon yang bersaing menjadi presiden yaitu An, Ag, Aku, D, T. An memiliki trek rekor yang cemerlang selama menjadi pengurus BG hanya saja ia kurang kreatif dan bermasalah dalam hal komunikasi (kesulitan menyampaikan pendapat yang dimengerti audiens). Ag sangat pintar secara akademis, sosok yang ramah bersahabat dan agamis, hanya saja ia sulit menolak amanah, kurang komitmen, dan kurang kreatif, serta sangat jarang memberi solusi yang tepat guna. D adalah seorang yang sangat analitis dan kritis, ia memiliki trek akademis yang luar biasa, dan fokus pada tujuannya. Sayangnya ia terlalu sering mengeluh, dan terlalu berhati-hati, serta tidak kreatif.T adalah seorang pekerja keras, ia memiliki kemampuan untuk bisa merangkul semua orang, dan dicintai oleh rekan-rekannya. Sayangnya ia ‘lemot’, sulit memberikan respon yang menghormati orang lain, dan kurang kreatif. Sementara aku?? Aku seorang yang kreatif, hidup dengan berbagai ide, berani, banyak relasi, mampu mengerjakan banyak hal dalam waktu yang berbarengan dan semuanya selesai, kemudian memiliki sifat memaksa yang positif. Kelemahanku terletak pada kebanyakan orang tidak kurang suka dengan caraku yang dianggap ekstrim dan egois, suka mengkritik orang lain, dan bukan orang ‘baik’. Untuk Pemilihan ini, aku masih bersukur bahwa pemenangnya masih merupakan orang yang menurutku tidak salah (bukan berarti tepat) yaitu saudara An. Tetapi yang kusayangkan adalah kebanyakan orang memilih tuan Ag yang notabene tidak layak menjadi pemimpin BG bagiku. skor 7-5. Hasil : sejauh ini belum jelas apa hasilnya karena baru dilantik.
  13. Pemilihan Ketua KM ITB 2007-2008. Kali ini persaingan antara si berkualitas dengan si figur kembali berlangsung. Namun kali ini pemenang adalah si berkualitas. Sejauh ini banyak perubahan dan perbaikan yang berhasil dilakukannya. Aku tidak tahu bagaimana kelanjutan kepengurusanny, tapi aku percaya bahwa ia pasti bisa memberikan hasil yang terbaik. skor 7-6. Hasil : belum layak dinilai.
  14. Pemilihan ketua KOKESMA ITB 2007-2008. Seperti yang kujelaskan diatas. Skor 8-6. Hasil : Belum layak dinilai.

Bagaimana? Jelas sekali bahwa semakin orang memilih tidak lagi berdasarkan kualitasnya, melainkan lebih kepada figur siapa orang tersebut. Bagaimana yah Indonesia pada masa depan nanti?

Wajar saja kalo hingga kini banyak sekali pengikut aliran-aliran sesat. Mereka hanya melihat figur pemimpin yang berkualitas saja sih.. Tidak melihat kualitas figur tersebut.. Mungkin benar kata cendekiawan, bahwa bangsa ini telah kehilangan sosok untuk diteladani. Bahkan mungkin hanya segelintir orang yang masih meneladani sosok tertentu seperti Nabi Muhammad S.A.W, atau tokoh-tokoh lainnya. Budaya seperti ‘tunjukkin diri lo’ sepertinya telah disalahartikan oleh masyarakat.

3 comments

  1. Hahahaha … ini masih penilaian sepihak Rid
    tapi ok lah …
    i kinda agree with you bro …

    tp menurut abang, bukan cuma Indonesia lho yg begitu …
    coba baca komik 20th Century Boys deh
    di situ jelas banget kan kalau masyarakat luas tuh mudah banget dikendalikan dengan sesosok figur
    brand, imaging atau apalah istilahnya


  2. makasih rid, mudah2an bisa memperbaiki banyak org
    termasuk saya..

    -anggit-


  3. Sip2.. maap git kalo kata-kata dan gaya bahasa yang saya gunakan tajam dan menusuk hati. ^_^ Kan sudah saya jelaskan di bagian no.12 mengenai saya heu heu…



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: