h1

Ramalanku tentang krisis Subprime Mortgage di U.S sedikit meleset..

August 19, 2007

Seperti yang telah terjad, A.S kini sedang mengalami krisis si bidang Subprime Mortgage yang membuat seluruh dunia repot dan kelimpungan. Atas kejadian ini, Kanselir Jerman, Angela Merkel, meminta agar pasar internasional lebih transparan dalam melaporkan kinerja pasar. Ia mensinyalir bahwa seharusnya krisis ini tidak perlu terjadi seandainya pasar internasional menyampaikan info kinerja pasar secara lebih transparan. Dengan krisis ini, hampir seluruh bangsa di seluruh dunia terkena dampak kerugian, termasuk Indonesia. Dikabarkan pemerintah Jerman telah mengucurkan dana sebesar 17,3 milliar euro, atau sekitar 23 milliar dolar untuk menyelamatkan bank2 mereka dari krisis.

Ternyata dampak krisis di Amerika yang kubahas pada postingku sebelumnya bener2 terjadi. Walaupun begitu, ada sedikit hal yang mesti diperhatikan dari posting-ku sebelumnya itu. Seperti pernyataanku mengenai munculnya peluang bagi investor2 muda untuk terjun ke dunia pasar modal. Sepertinya hal ini tidak akan terjadi secara signifikan. Kebanyakan investor yang bermain di pasar modal Indonesia berasal dari asing, terutama U.S. Terlebih lagi budaya investasi bangsa ini masih kurang mengingat pasar modal selalu identik dengan permainan judi dan penuh resiko. Untuk bisa meningkatkan kinerja pasar modal Indonesia, mutlak yang kita butuhkan adalah menambah volume investor dalam negeri.

Selain itu, dampak krisis yang terjadi di U.S ini tidak begitu besar bagi Indonesia (untuk saat ini). Kalaupun volume perdagangan saham dalam negeri menurun karena banyaknya investor asing yang melepas saham, hal tersebut tidak begitu massive. Artinya penurunan ini tidak akan begitu dinikmati investor lokal, karena rangenya yang tidak begitu tinggi. Selanjutnya, meskipun investor lokal pemula terjun ke dunia pasar modal saat ini, kecenderungan pasar modal Indonesia untuk terdongkrak lagi masih kecil mengingat peran investor asing yang begitu besar dan likuiditas saham yang masih rendah untuk diperdagangkan di kalangan investor lokal yang notabene pengetahuan investasinya masih kurang dan lebih memilih pasar modal sebagai tujuan investasi jangka panjang.

Yah, sepertinya investor pemula lokal masih harus menunggu pasar internasional stabil baru bisa bermain lagi di pasar modal Indonesia. Semoga hal tersebut tidak berlangsung lama, dan semoga minat investasi bangsa Indonesia semakin tinggi sehingga dunia pasar modal kita tidak perlu tergantung pada orang2 asing. Semoga…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: