h1

Badai Wall Street

August 11, 2007

Sebuah kabar dahsyat terjadi di wallstreet (sabtu, 11/08/07), bursa efeknya U.S. Wallstreet kini sedang dilanda aksi jual besar-besaran oleh investor. Aksi ini dipicu oleh krisis di sektor perumahan yang terjadi di U.S dan kebijakan pengetatan kredit dari pemerintah U.S. Dikhawatirkan krisis ini mengancam bursa efek yang berada di regional asia dan eropa. Hingga saat ini, bursa efek eropa mengalami dampak penurunan yang cukup signifikan. Indeks FTSE 100 mengalami penurunan hingga 3,71%, diikuti bursa2 saham lainnya di regional eropa.

Hal ini tentu akan berdampak besar dengan pergerakan saham di Indonesia mengingat sebagian besar nilai potensi investasi di negara kita berasal dari investor asing. Apabila bursa efek U.S mengalami tingkat penurunan yang drastis, maka pelaku investasi yang kebanyakan juga kebanyakan berasal dari U.S serta biasa berinvestasi di luar negeri akan beramai-ramai melakukan penjualan saham dan kemungkinan tindakan ini juga diikuti di bursa efek lain tempat ia menanamkan modalnya.  Dampaknya, bursa efek di luar U.S pun (terutama di negara-negara berkembang) akan mengalami kemunduran karena investor yang menarik modal mereka di bursa efek di luar U.S.

Meskipun begitu, sebenarnya ada harapan membentang dari badai bursa saham ini. Kalo memang nantinya bursa efek akan jatuh, maka harga saham akan menukik tajam. Dengan menurunnya harga saham, maka akan terjadi kondisi refreshing dan membuka peluang bagi investor2 baru untuk berkecimpung di dunia saham. Meskipun kejadian ini nantinya akan sedikit berdampak pada perekonomian mikro, namun dampak ini diyakini tidak akan begitu membahayakan perokonomian Indonesia. Hal ini dikarenakan pergerakan perekonomian rakyat kecil tidak begitu dipengaruhi oleh pasar makro. Makanya meskipun belakangan perekonomian makro Indonesia semakin menguat, tetapi perekonomian mikro Indonesia masih ketar-ketir.

Tetapi melihat indikasi yang terjadi di bursa efek jakarta (BEJ), sepertinya badai wallstreet ini tidak begitu menghancurkan secara signifikan bursa efek kita. Bahkan ada kemungkinan bahwa BEJ akan semakin menguat karena para investor di wall street berbondong-bondong mengalihkan modalnya di bursa efek yang lebih prospektif, seperti Indonesia.. Yah kita tunggu saja kelanjutannya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: