Archive for August 11th, 2007

h1

Kaya’nya asik juga kalo jadi hacker

August 11, 2007

Belakangan ini terjadi sebuah kejadian unik di dunia maya. Mendekati hari ultah kemerdekaan R.I, website lokal yang berbau pemerintahan dijebol oleh hacker2 lokal. Uniknya hacker2 ini mengaku udah biasa ngejebol kaya’ gini dan sistem keamanan internet negara kita sama sekali ga bertindak apa2 tentang kejadian ini. Bahkan menurut pengakuan seorang hacker, sejak 4 bulan yang lalu dia menjebol website pemerintahan dan men-deface tampilan website tersebut dan pihakpengelola website tersebut sama sekali tidak bertindak apapun. Ha3x… Jangan2 websitenya sama sekali ga pernah dibuka.

Kejadian ini ngebuka mataku. Sebenarnya hacker2 ini ga sepenuhnya bejat. Mereka tuh sebenarnya berhati baik juga. Coba kalo ga ada hacker, mungkin urusan keamanan internet ga bakal diperhatiin. Hacker2 itu juga ngajarin bahwa kita semestinya ngga cukup puas dan terpaku atas teknologi security internet yang kita kuasai. Kita harus terus ngupgrade kemampuan kita dan ga cepet puas…

Aku menjadi tertarik untuk menjadi hacker  setelah melihat kemampuan hacker2 Indonesia. Ntah kenapa ada kebanggan dalam diriku bahwa Indonesia tercatat di mata dunia sebagai tempat produksi hacker handal, meskipun bidang ini sedikit menyimpang dari etika. Kaya’nya aku mulai tertarik mempelajari sistem security internet dan mencoba menjadi hacker. Tapi kaya’nya aku mesti nguasain dulu ilmu2 dasarnya. Okey para hacker, tunggu kehadiranku di jajaran kalian ntar.

h1

what a horrible incident!!

August 11, 2007

Beberapa waktu belakangan, dikabarkan bahwa seorang pelajar, yang kala itu bersama kekasihnya, dirampok oleh 3 orang yang tak dikenal dan bersenjata. Sang perampok mencuri motor dari korban dan memperkosa pacar korban. Awalnya korban mengajak sang pacar ke sebuah pusat pertokoan di Surabaya. Namun setelah beberapa saat, ternyata si korban mengajak pacarnya ke kawasan semak di dekat pusat pertokoan tersebut. Niat si korban awalnya hanya merayu sang pacar, tapi ternyata mereka telah diincar oleh 3 orang yang tak dikenal. Akhirnya korban diikat bersama pacarnya. Namun yang namanya manusia memang selalu ada sisi biadabnya. Setelah dirampok, pacar si korban pun ikut diperkosa. Astaghfirullah!!

Hingga kini si korban kehilangan motor dan badannya luka2. Sementara pacar korban hingga kini masih trauma dan dalam keadaan terguncang. Di lokasi kejadian ditemukan celana dalam korban yang berlumuran darah dan sperma (Ya Allah, semoga perempuan ini diberikan kekuatan untuk menghadapi semua ini).

Inilah realita yang terjadi di negara kita (dan juga di negara2 lain). Kalo yang namanya nafsuga bisa ditahan, celakalah ujunnya. Baik korban maupun pelaku perampokan sama2 berniat buruk. Pada awalnya si korban berjanji kepada ortu si pacar korban untuk mengajak pacar korban ber-jalan2 ke pusat pertokoan di Surabaya (sejenis plaza). Tapi karena berniat buruk, si korban mengajak pacarnya ke belantara semak. Ternyata ketika mereka tiba disana, mereka telah diincar oleh kawanan perampok tadi.

Biarpun ga bisa dipungkiri bahwa kejahatan di Indonesia ini memang sangat tinggi ratingnya sehingga wajar bila kasus2 seperti ini terjadi, aku tetap melihat dari sisi sudut pandang orang ke1 dan ke2. Menurutku ini sepenuhnya kebrengsekan si korban. Aku ga tahu gimana latar belakang ia mengajak sang pacar ke semak (kenapa harus semak? padahal banyak tempat laen yang sepi dan ga da yang nganggu kalo cuma sebatas ngerayu) yang jelas keputusannya itu jelas mengundang bahaya. Patut diketahui bahwa kejahatan kebanyakan bukan terjadi di wilayah rame, justru di wilayah sepi. Seperti kata Bang Napi, kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelakunya, tetapi juga karena ada kesempatan. Kalo orang diberi kesempatan untuk menuruti nafsunya, maka secara manusiawi ia akan menuruti nafsunya.

Harusnya korban rela mengorbankan dirinya atau apapunlah demi keselamatan pacarnya. Katanya cinta, tapi berkorban aja ga mau.. Kumaha iye teh??

Tapi di balik itu semua, aku akui bahwa tingkat kriminalitas di Indonesia memang termasuk tinggi. Jarang sekali orang merasa aman bila berjalan ke daerah aman sendirian. Banyak sekali gangguan yang ditemui, baik gangguan “kasar” maupun gangguan “halus”. Sebaiknya pemerintah dan polisi bekerja lebih keras lagi untuk menciptakan suasana aman bagi penduduk Indonesia sehingga tidak perlu takut ke tempat sepi sendirian. Kalo Indonesia aman, kan rakyat bahagia.

h1

Badai Wall Street

August 11, 2007

Sebuah kabar dahsyat terjadi di wallstreet (sabtu, 11/08/07), bursa efeknya U.S. Wallstreet kini sedang dilanda aksi jual besar-besaran oleh investor. Aksi ini dipicu oleh krisis di sektor perumahan yang terjadi di U.S dan kebijakan pengetatan kredit dari pemerintah U.S. Dikhawatirkan krisis ini mengancam bursa efek yang berada di regional asia dan eropa. Hingga saat ini, bursa efek eropa mengalami dampak penurunan yang cukup signifikan. Indeks FTSE 100 mengalami penurunan hingga 3,71%, diikuti bursa2 saham lainnya di regional eropa.

Hal ini tentu akan berdampak besar dengan pergerakan saham di Indonesia mengingat sebagian besar nilai potensi investasi di negara kita berasal dari investor asing. Apabila bursa efek U.S mengalami tingkat penurunan yang drastis, maka pelaku investasi yang kebanyakan juga kebanyakan berasal dari U.S serta biasa berinvestasi di luar negeri akan beramai-ramai melakukan penjualan saham dan kemungkinan tindakan ini juga diikuti di bursa efek lain tempat ia menanamkan modalnya.  Dampaknya, bursa efek di luar U.S pun (terutama di negara-negara berkembang) akan mengalami kemunduran karena investor yang menarik modal mereka di bursa efek di luar U.S.

Meskipun begitu, sebenarnya ada harapan membentang dari badai bursa saham ini. Kalo memang nantinya bursa efek akan jatuh, maka harga saham akan menukik tajam. Dengan menurunnya harga saham, maka akan terjadi kondisi refreshing dan membuka peluang bagi investor2 baru untuk berkecimpung di dunia saham. Meskipun kejadian ini nantinya akan sedikit berdampak pada perekonomian mikro, namun dampak ini diyakini tidak akan begitu membahayakan perokonomian Indonesia. Hal ini dikarenakan pergerakan perekonomian rakyat kecil tidak begitu dipengaruhi oleh pasar makro. Makanya meskipun belakangan perekonomian makro Indonesia semakin menguat, tetapi perekonomian mikro Indonesia masih ketar-ketir.

Tetapi melihat indikasi yang terjadi di bursa efek jakarta (BEJ), sepertinya badai wallstreet ini tidak begitu menghancurkan secara signifikan bursa efek kita. Bahkan ada kemungkinan bahwa BEJ akan semakin menguat karena para investor di wall street berbondong-bondong mengalihkan modalnya di bursa efek yang lebih prospektif, seperti Indonesia.. Yah kita tunggu saja kelanjutannya…